Sabtu, 20 Desember 2008

Laporan Pendahuluan Manajemen Stress


LAPORAN PENDAHULUAN

Masalah/ Diagnosa Utama : Meningkatkan kemampuan untuk menghindari situasi stress.

Manajemen stress adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi; orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memberi tuntutan yang berlebihan.

Manajemen stress ini mempunyai 3 diagnosa keperawatan yaitu :
Meningkatkan kemampuan untuk menghindari situasi stress
Memulai praktik tehnik manajemen stress
Meningkatkan kemampuan mempertahankan reduksi stress melalui penggunaan konsisten tehnik manajemen stress

Proses terjadinya masalah :
Dalam kehidupan stress sering terjadi, namun ada orang tidak menyadarinya karena kadarnya masih ringan. Pemicu stress bisa berasal dari Internal maupun dari eksternal. Internal terkait dengan kepribadian, kebutuhan, nilai, tujuan,umur dan kondisi kesehatan kita. Sementara dari sisi eksternal, bersumber pada lingkungan keluarga, masyarakat, tempat kerja maupun berbagai sumber lain.

Stress yang tidak dapat dikurangi atau dikelola dengan baik akan menimbulkan suatu resiko atau bahkan gangguan pada kesehatan jiwa seseorang seperti timbulnya frustrasi dan ketidakberdayaan.
Pada individu yang sehat stress akan dapat dikelola dengan baik hal ini dapat dilihat dengan kemampuannya menguraikan sumber-sumber stress dan dapat menyebutkan cara untuk menghindari stress tersebut seperti: Goliszek (2005) menyatakan bahwa usaha untuk memecahkan kebiasaan stress sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik dengan; (1) mempelajari apa itu stress, (2) mengenali gejala stres yang terjadi dalam diri, (3) mengubah pola perilaku dan (4)memanfaatkan serangkaian teknik dan relaksasi dari manajemen stres yang cepat dan sederhana.

Mengenali tanda dan gejala bila mengalami stress baik dari fisik maupun psikologi seperti : Dr. Hans Selye membagi respon terhadap stress dalam tiga tingkatan yaitu alarm (alarm), perlawanan (resitance) dan peredaan (exhaustation). Pertama, alarm merupakan peringatan dini atas terjadinya stress yang ditandai dengan reaksi tubuh terhadap adanya tekanan atau stress. Gejala umum yang terjadi adalah otot menegang, tekanan darah meningkat, denyut jantung meningkat dan sebagainya. Tahap kedua, munculnya perlawanan yang ditandai dengan kegelisahan, kelesuan dan lain sebagainya yang menandakan seseorang sedang melakukan perlawanan terhadap stress. Hasil dari perlawanan tersebut dapat berupa kecelakaan, keputusan yang ceroboh dan kondisi badan yang sakit-sakitan. Akhirnya, berujung pada tahap peredaan yang merupakan runtuhnya perlawanan. Pada tahap ini muncul berbagai penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, jantung koroner dan sebagainya.

Diagnosa keperawatan : Meningkatkan kemampuan untuk menghindari situasi stress.
Rencana tindakan Keperawatan :
Tujuan : Klien mampu meningkatkan kemampuan dalam menghindari situasi stress.

Intervensi :
Perkuat prilaku mengelola stres
Diskusikan cara mengurangi stress bila hal tersebut tidak dapat dihindari.

Tidak ada komentar: